<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>DPD PKS Kendal&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://pksejahterakendal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com</link>
	<description>Bersih Peduli Profesional</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Apr 2011 07:59:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pksejahterakendal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/224a03d2c8487c2afbdb538d2dce2613?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>DPD PKS Kendal&#039;s Blog</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pksejahterakendal.wordpress.com/osd.xml" title="DPD PKS Kendal&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pksejahterakendal.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>7 Arahan Ust. Hilmi Aminuddin</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2011/04/03/7-arahan-ust-hilmi-aminuddin/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2011/04/03/7-arahan-ust-hilmi-aminuddin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 07:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[taujih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa untuk mengkerdilkan dakwah. Namun yang penting adalah bagaimana kemampuan kita untuk membuktikan dengan kerja nyata. Kita sebagai dai dan daiyah diperintahkan oleh Allah SWT jika menghadapi sesuatu yang sulit, yang menghimpit, cepat kembali kepada Allah (fafirruu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=47&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa untuk mengkerdilkan dakwah. Namun yang penting adalah bagaimana kemampuan kita untuk membuktikan dengan kerja nyata.</p>
<p>Kita sebagai dai dan daiyah diperintahkan oleh Allah SWT jika menghadapi sesuatu yang sulit, yang menghimpit, cepat kembali kepada Allah (fafirruu ilallah..). Kemudian selesaikan dengan mentadabburi konsep Allah. “Afala yatadabbarunal Qur’an am ‘ala quluubin aqfaluha.”</p>
<p>Dari tadabur ayat-ayat Allah ini, maka dalam menghadapi berbagai masalah, ancaman dan makar, maka kita harus memiliki bekalan-bekalan yakni:</p>
<p>(1) Atsbatu mauqifan (menjadi orang yang paling teguh pendirian/paling kokoh sikapnya)<br />
<span id="more-47"></span><br />
• At-Tsabat (keteguhan) adalah tsamratus shabr (buah dari kesabaran).<br />
• Famaa wahanuu lima ashobahum fii sabiilillahi waaa dhoufu wamastakanuu…<br />
• “…mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah. Allah menyukai orang-orang yang sabar…” (3:146)<br />
• Keteguhan itu membuat kita tenang, rasional, obyektif dan mendatangkan kepercayaan Allah untuk memberikan kemenangan kepada kita.<br />
• Keteguhan sikap kadang-kadang menimbulkan kekerasan oleh karenanya perlu diimbangi dengan yang kedua.</p>
<p>(2) Arhabu shadran (paling berlapang dada)</p>
<p>• Bukan paling banyak mengelus dada.<br />
• Silakan bicara tetapi silakan buktikan.<br />
• Jika tidak ada lapang dada akan timbul kekakuan.</p>
<p>(3) A’maqu fikran (pemikiran yang mendalam)</p>
<p>• Mendalami apa yang terjadi.<br />
• Jangan terlarut pada fenomena, tetapi lihatlah ada apa di balik fenomena tsb.<br />
• Ketika kita merespon pun akan objektif.<br />
• Respon-respon kita objektif, terukur, mutawazin (seimbang).<br />
• Pemikiran yang mendalam kadang-kadang membuat kita terjebak pada hal yang sektoral, maka harus segera diimbangi pula dengan yang bekal keempat:</p>
<p>(4) Ausa’u nazharan (pandangan yang luas)</p>
<p>• Temuan sektoral perlu dicari.</p>
<p>(5) Ansyathu amalan (paling giat dalam bekerja)</p>
<p>• Sambil merespon sesuai dengan kebutuhan tetap kita harus giat bekerja.<br />
• Orang-orang tertentu saja yang menangani, selebihnya harus terus bergerak dalam kerangka amal jamai. Energi kita harus prioritas untuk membangun negeri.<br />
• Bekerja untuk Indonesia di segala sektor, struktur sampai tingkat desa, dan kader-kader yang mendapat amanah di pemerintahan. Fokuskan semua bekerja.</p>
<p>(6) Ashlabu tanzhiman (paling kokoh strukturnya)</p>
<p>• Kita jamaah manusia, ada kekurangan, ada kesalahan. Kita harus rajin membersihkannya. Seorang muslim ibarat orang yang tinggal di pinggir sungai dan mandi lima kali sehari. Jika sudah begitu, pertanyaannya: “Masih adakah daki-daki kita?”<br />
• Allah berfirman “wa qul jaal haq wa zahaqal bathil”. Secara fitrah jika al Haq muncul, maka kebatilan akan lenyap, oleh karena itu teruslah hadirkan al Haq dan mobilisir potensi kebaikan. Jika kita lengah mendzohirkan al-haq maka kebatilan yang tadinya marjinal akan tampil dan al-haq terbengkalai.<br />
• Hidup berjamaah adalah untuk memobilisir potensi-potensi kebaikan.</p>
<p>(7) Aktsaru naf’an (paling banyak manfaatnya)</p>
<p>• Khoirunnas anfa’uhum linnas.<br />
• Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.<br />
• Buktikan bahwa jamaah ini banyak manfaatnya sehingga berhak mendatangkan pertolongan Allah dan pertolongan kaum Mukminin.</p>
<p>Jika tujuh hal itu dilakukan untuk menghadapi tantangan dan rekayasa, insya Allah dakwah ini akan semakin kokoh dan semakin diterima untuk menghadirkan kebajikan-kebajikan yang diharapkan oleh seluruh bangsa.</p>
<p>*Disampaikan dalam Acara DPW PKS Jabar di Lembang, 19 Maret 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=47&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2011/04/03/7-arahan-ust-hilmi-aminuddin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadilah Kitab Walau tanpa Judul</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/05/20/jadilah-kitab-walau-tanpa-judul/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/05/20/jadilah-kitab-walau-tanpa-judul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 13:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[taujih]]></category>
		<category><![CDATA[hilmi aminuddin]]></category>
		<category><![CDATA[pks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[(Ketua Majelis Syura PKS, KH Hilmi Aminuddin) Kun kitaaban mufiidan bila &#8216;unwaanan, wa laa takun &#8216;unwaanan bila kitaaban. Jadilah kitab yang bermanfaat walaupun tanpa judul. Namun, jangan menjadi judul tanpa kitab. Pepatah dalam bahasa Arab itu menyiratkan makna yang dalam, terutama menyangkut kondisi bangsa saat ini yang sarat konflik perebutan kekuasaan dan pengabaian amanah oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=39&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Ketua Majelis Syura PKS, KH Hilmi Aminuddin)</p>
<p>Kun  kitaaban mufiidan bila &#8216;unwaanan, wa laa takun &#8216;unwaanan bila kitaaban.  Jadilah kitab yang bermanfaat walaupun tanpa judul. Namun, jangan  menjadi judul tanpa kitab.</p>
<p>Pepatah dalam bahasa Arab itu  menyiratkan makna yang dalam, terutama menyangkut kondisi bangsa saat  ini yang sarat konflik perebutan kekuasaan dan pengabaian amanah oleh  pemimpin-pemimpin yang tidak menebar manfaat dengan jabatan dan otoritas  yang dimilikinya. Bangsa ini telah kehilangan ruuhul jundiyah, yakni  jiwa ksatria. Jundiyah adalah karakter keprajuritan yang di dalamnya  terkandung jiwa ksatria sebagaimana diwariskan pejuang dan ulama bangsa  ini saat perjuangan kemerdekaan.</p>
<p>Semangat perjuangan (hamasah  jundiyah) adalah semangat untuk berperan dan bukan semangat untuk  mengejar jabatan, posisi, dan gelar-gelar duniawi lainnya (hamasah  manshabiyah). Saat ini, jiwa ksatria itu makin menghilang. Sebaliknya,  muncul jiwa-jiwa kerdil dan pengecut yang menginginkan otoritas,  kekuasaan, dan jabatan, tetapi tidak mau bertanggung jawab, apalagi  berkurban. Yang terjadi adalah perebutan jabatan, baik di partai  politik, ormas, maupun pemerintahan. Orang berlomba-lomba mengikuti  persaingan untuk mendapatkan jabatan, bahkan dengan menghalalkan segala  cara. Akibatnya, di negeri ini banyak orang memiliki &#8220;judul&#8221;, baik judul  akademis, judul keagamaan, judul kemiliteran, maupun judul birokratis,  yang tanpa makna. Ada judulnya, tetapi tanpa substansi, tanpa isi, dan  tanpa roh.</p>
<p>Padahal, ada kisah-kisah indah dan heroik berbagai  bangsa di dunia. Misalnya, dalam Sirah Shahabah, disebutkan bahwa Said  bin Zaid pernah menolak amanah menjadi gubernur di Himsh (Syria). Hal  ini membuat Umar bin Khattab RA mencengkeram leher gamisnya seraya  menghardiknya, &#8220;Celaka kau, Said! Kau berikan beban yang berat di  pundakku dan kau menolak membantuku.&#8221; Baru kemudian, dengan berat hati,  Said bin Zaid mau menjadi gubernur.</p>
<p>Ada lagi kisah lain, yaitu  Umar bin Khattab memberhentikan Khalid bin Walid pada saat memimpin  perang. Hal ini dilakukan untuk menghentikan pengultusan kepada sosok  panglima yang selalu berhasil memenangkan pertempuran ini. Khalid  menerimanya dengan ikhlas. Dengan singkat, ia berujar, &#8220;Aku berperang  karena Allah dan bukan karena Umar atau jabatanku sebagai panglima.&#8221; Ia  pun tetap berperang sebagai seorang prajurit biasa. Khalid dicopot  &#8220;judul&#8221;-nya sebagai panglima perang. Namun, ia tetap membuat &#8220;kitab&#8221; dan  membantu menorehkan kemenangan.</p>
<p>Ibrah yang bisa dipetik dari  kisah-kisah tersebut adalah janganlah menjadi judul tanpa kitab;  memiliki pangkat, tetapi tidak menuai manfaat. Maka, ruuhul jundiyah  atau jiwa ksatria yang penuh pengorbanan harus dihadirkan kembali di  tengah bangsa ini sehingga tidak timbul hubbul manaashib, yaitu cinta  kepada kepangkatan, jabatan-jabatan, bahkan munafasah &#8216;alal manashib,  berlomba-lomba untuk meraih jabatan-jabatan. Semoga.<br />
<strong>Sumber:</strong> <a href="http://koran.republika.co.id/koran/25/109531/Jadilah_Kitab_Walau_tanpa_Judul" target="_blank">Republika</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=39&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/05/20/jadilah-kitab-walau-tanpa-judul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>6 HAK SEORANG MUSLIM DARI MUSLIM LAINNYA</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/14/6-hak-seorang-muslim-dari-muslim-lainnya/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/14/6-hak-seorang-muslim-dari-muslim-lainnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 08:08:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[taujih]]></category>
		<category><![CDATA[hak muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factorfaktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan. Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan niat sucinya : 1. Apabila engkau menjumpainya engkau berikan salam kepadanya. 2. Apabila iamengundangmu engkau memperkenankan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=35&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factorfaktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan. Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan niat sucinya :<br />
1. Apabila engkau menjumpainya engkau berikan salam kepadanya.<br />
2. Apabila iamengundangmu engkau memperkenankan undangannya.<br />
3. Apabila ia meminta nasehat, engkau menasehatinya.<br />
4. Apabila ia bersin dan memuji Allah, hendaklah engkau mentasymitkannya (berdoa untuknya).<br />
5. Apabila ia sakit hendaklah engkau menjenguknya.<br />
6. Apabila ia mati hendaklah engkau antarkan jenazahnya. (HR.Muslim dan Tirmizi).<br />
<strong>Mengucapkan Salam</strong><br />
Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factorfaktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan.<span id="more-35"></span> Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan niat sucinya . Oleh karena itu awal pertemuan dengan sesama muslim agar hati mereka terikat satu dengan yang lainnya hingga timbulnya rasa saling menyinta dimulai dengan<br />
mengucapkan dan menyebarkan salam : Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.<br />
Sabda Rasulullah SAW:<br />
&#8220;Demi Dzat yang diriku dalam genggamanNya, mereka tidak masuk surga sehingga mereka beriman, dan mereka tidak beriman sehingga mereka saling menyinta. Maukah kamu aku tunjukkan sesuatu yang jika kamu mengerjakannya kamu saling menyinta? Sebarkan salam di kalangan kamu.&#8221;<br />
Salam yang merupakan alat penghormatan kaum muslimin lebih menegaskan bahwa agama mereka adalah agama damai dan aman, serta mereka adalah penganut salam (perdamaian) dan pencinta damai. Dalam hadis Rasulullah saw bersabda :<br />
&#8220;Sesungguhnya Allah menjadikan salam sebagai penghormatan bagi umat kami dan jaminan keamanan untuk kaum zimmah kami.&#8221; Dan seseorang tidak layak memulai pembicaraan kepada sesamanya sebelum ia memulainya dengan ucapan salam, karena salam adalah ungkapan rasa aman dan tidak ada pembicaraan sebelum adanya rasa aman.<br />
Rasulullah saw bersabda :<br />
&#8220;Ucapkan salam sebelum memulai berbicara.&#8221;<br />
<strong>Memenuhi Undangan</strong><br />
Seorang muslim yang mengundang saudaranya, maka ia berhak didatangi, oleh karena itu kewajiban yang diundang adalah mendatangi undangan tersebut sebagai mana sabda Rasulullah saw :<br />
&#8220;Penuhilah undangan ini jika kamu diundang.&#8221;<br />
Undangan yang diberikan dari sesama muslim menunjukkan penghormatan dan perhatian yang besar kepada saudaranya yang diundang tersebut sehingga bagi yang tidak memenuhi undangan tentu saja menyebabkan kekecewaan. Mengabaikan undangan disamakan dengan pembangkangan kepada Allah dan Rasul, begitu juga sebaliknya saat seseorang yang datang tanpa diundang diumpamakan seperti pencuri, karena kedatangannya tidak diinginkan oleh yang mengundang seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dawud :<br />
&#8220;Barangsiapa diundang kemudian dia tidak memenuhi undangan tersebut, maka ia telah membangkang pada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa masuk tanpa diundang, maka ia masuk sebagai pencuri.&#8221;<br />
<strong>Memberi Nasehat</strong><br />
Memberi nasehat kepada sudara muslim yang memintanya hendaklah dipenuhi. Karena nasehat ini dapat mendorong saudaranya kearah kebaikan. Nasehat yang tulus akan berbekas dan berpengaruh sehingga dapat masuk kedalam relung hati yang terbuka untuk menerimanya. Bagi yang menasehati saudaranya, hendaknya ia mengerjakan apa yang diucapkan, mengamalkan apa yang dinasehatkan, sebab nasehat yang tidak diamalkan dan tidak dijiwai tidak akan berbekas pada jiwa yang dinasehati. Dan<br />
sesungguhnya agama ini adalah nasehat sebagaimana sabda Rasulullah saw :<br />
&#8220;Agama itu nasehat&#8221;. Kami bertanya kepada beliau, &#8220;Nasehat kepada siapa ?&#8221; Beliau menjawab : &#8220;Terhadap Allah, Quran, RasulNya, pemimpinpemimpin dan seluruh kaum Muslimin&#8221;.<br />
<strong>Mendoakannya ketika bersin</strong><br />
Mendoakan saudara yang bersin merupakan wujud perhatian dan kasih sayang terhadap saudaranya, sebab tatkala saudaranya itu bersin dan mengucapkan pujian kepada penciptanya : ?Alhamdulillah?, serta merta ia yang mendengarkannya menanggapi dengan mengucapkan &#8220;Yarhamukallah&#8221;<br />
(Semoga Allah memberimu Rahmat), ia merupakan ucapan simpati dan doa atas kondisi saudaranya yang senantiasa memuji Allah dalam setiap keadaan khususnya saat ia bersin. Maka mendoakan dengan Rahmat layak diberikan pada saudaranya yang telah memuji Allah tersebut. Saat mendapatkan doa Rahmat, maka saudaranya itu hendaknya juga membalas doa bagi yang<br />
telah mendoakannya dengan mengucapkan : &#8220;Yahdini wayahdikumullah wa yuslih balakum&#8221; (Semoga Allah memberiku dan engkau petunjuk dan semoga Allah memperbaiki keadaanmu). Doa tersebut cerminan telah terjalinnya ikatan hati antara sesama muslim<br />
yang senantiasa menghendaki kebaikan bagi saudaranya.</p>
<p><strong>Menjenguknya ketika sakit </strong></p>
<p>Merupakan kewajiban umat Islam untuk mengunjungi saudaranya yang sakit. Hal ini dapat meringankan beban derita sisakit yang merana sendirian dan merasa terasing. Kedatangannya hendaknya dapat meringankan beban sisakit dan dapat menghiburnya.<br />
Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda :<br />
&#8220;Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat : &#8220;Wahai bani Adam, Aku sakit dan kamu tidak menjengukKu. &#8221; Ia berkata : &#8220;Wahai Rabbku, bagaimana bisa aku menjengukMu sedang Engkau adalah Tuhan sekalian Alam ?&#8221; Allah menjawab &#8220;Tidakkah kamu mengetahui bahwa seorang hambaKu fulan sakit dan kamu tidak menjenguknya ? Tidakkah kamu mengetahui bahwa andaikata kamu menjenguknya, kamu mendapatiKu di sisinya &#8221; (HR.Muslim).<br />
Rasulullah saw memberikan motivasi kepada umatnya agar menjenguk orang sakit dengan menempatkannya di antara buah-buahan surga, sabda Rasulullah saw :<br />
&#8220;Sesungguhnya seorang muslim apabila menjenguk saudaranya sesama muslim, maka ia tetap berada di antara buah-buahan surga yang siap dipetik, sampai akhirnya ia kembali&#8221; (HR.Muslim).<br />
Sangat indah sekali ajaran Islam, setiap kebaikan yang dilakukan untuk orang lain tidak luput balasannya di sisi Allah swt.<br />
<strong>Mengiringi jenazahnya</strong><br />
Persaudaraan sejati tidak sebatas pada alam dunia saja, saat ajal menjemput, saudaranya ikut berta?ziyah dan mengiringi jenazahnya dan menyaksikan jasad saudaranya dimasukkan kedalam liang lahat, iringan terakhir di dunia dan kelak akan berjumpa di surganya Insya Allah.<br />
Allah swt bahkan akan memberikan pakaian kehormatan bagi mu?min yang berta&#8217;ziyah kepada saudaranya sebagaimana yang diriwayatkan Ibnu Majah dari Amr bin Haram : Tiadalah di antara mu&#8217;min berta&#8217;ziyah kepada saudaranya yang mendapat musibah, kecuali Allah mengenakan pakaian kehormatan pada hari kamat. <a href="http://wahyubmw.yehia.org/imtaq/hak-seorang-muslim-dari-muslim-lainnya.php">(sumber : taujih)</a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=35&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/14/6-hak-seorang-muslim-dari-muslim-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PKS Tak Gentar Hadapi Ancaman Usulan &#8220;Reshuffle&#8221;</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/10/pks-tak-gentar-hadapi-ancaman-usulan-reshuffle/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/10/pks-tak-gentar-hadapi-ancaman-usulan-reshuffle/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 23:48:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/10/pks-tak-gentar-hadapi-ancaman-usulan-reshuffle/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Mahfud Sidiq mengatakan PKS tidak gentar menghadapi ancaman usulan reshuffle terhadap kadernya yang menjadi menteri di kabinet. &#8220;Tidak ada hubungannya antara Panitia Angket dengan usulan reshuffle kabinet,&#8221; kata Mahfud Sidiq ketika ditanya pers di Gedung DPR, Jakarta, Selasa. Dikatakannya, dalam kontrak politik yang ditandatangani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=32&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Mahfud Sidiq mengatakan PKS tidak gentar menghadapi ancaman usulan reshuffle terhadap kadernya yang menjadi menteri di kabinet.</p>
<p>&#8220;Tidak ada hubungannya antara Panitia Angket dengan usulan reshuffle kabinet,&#8221; kata Mahfud Sidiq ketika ditanya pers di Gedung DPR, Jakarta, Selasa.</p>
<p>Dikatakannya, dalam kontrak politik yang ditandatangani pimpinan parpol anggota koalisi, tidak disebutkan hasil Panitia Angket akan membuat reshuffle kabinet.</p>
<p>Kalau memang kinerja menteri dari PKS buruk, kata dia, silakan saja kalau mau di-reshuffle, tapi kalau kinerjanya baik hendaknya diberikan apresiasi.</p>
<p>Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century ini mengimbau Partai Demokrat untuk tidak mendikte partai-partai anggota koalisi mengikuti seluruh keinginan Partai Demokrat.</p>
<p>&#8220;Meskipun dalam koalisi sepakat untuk membangun pemerintahan bersama tapi setiap partai memiliki visi, misi, dan program yang harus dihargai,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengusulkan kepada Partai Demokrat untuk mengajak seluruh partai anggota koalisi bermusyawarah untuk mementukan sikap seperti apa yang harus dilakukan terhadap fakta-fakta hukum kasus Bank Century yang telah muncul pada pemeriksaan saksi-saksi di Panitia Angket.</p>
<p>Menurut dia, perlu dipertimbangkan bahwa fakta hukum dan politik yang telah terungkap dan dipublikasi tidak bisa diabaikan atau ditutupi.</p>
<p>Temuan-temuan fakta hukum pada panitia angket, katanya, akan didorong untuk ditindaklanjuti pada lembaga hukum, sedangkan fakta-fakta politik akan diputuskan menjadi keputusan DPR.</p>
<p>&#8220;Tapi kalau belum apa-apa sudah diminta untuk mengingkari fakta hukum, hal itu sangat berat,&#8221; katanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=32&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/10/pks-tak-gentar-hadapi-ancaman-usulan-reshuffle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kematian Hati</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/kematian-hati/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/kematian-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 08:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[(alm) Ust. Rahmat Abdullah PK-Sejahtera Online: Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=21&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(alm) Ust. Rahmat Abdullah</p>
<p>PK-Sejahtera Online: Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.</p>
<p>Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.</p>
<p>Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.</p>
<p>Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.</p>
<p>Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.</p>
<p>Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.<span id="more-21"></span></p>
<p>Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. &#8220;Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka&#8221;, ucapnya lirih.</p>
<p>Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.<br />
Dimana kau letakkan dirimu?<br />
Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.</p>
<p>Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.<br />
Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma&#8217;siat menggodamu dan engkau meni&#8217;matinya?</p>
<p>Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?</p>
<p>Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir &#8220;Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh&#8221; Betapa jamaknya &#8216;dosa kecil&#8217; itu dalam hatimu.</p>
<p>Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat &#8220;TV Thaghut&#8221; menyiarkan segala &#8220;kesombongan jahiliyah dan maksiat&#8221;?</p>
<p>Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan &#8221; Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?&#8221;<br />
Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang &#8220;Ini tidak islami&#8221; berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?<br />
Sekarang kau telah jadi kader hebat.<br />
Tidak lagi malu-malu tampil.</p>
<p>Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa.</p>
<p>Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.</p>
<p>Siapa yang mau menghormati ummat yang &#8220;kiayi&#8221;nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan &#8220;Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku&#8221; dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?</p>
<p>Siapa yang akan memandang ummat yang da&#8217;inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan &#8220;Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua&#8221; Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai &#8216;alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?</p>
<p>Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da&#8217;wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka.<br />
Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa &#8220;westernnya&#8221; . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan &#8220;lihatlah, betapa Amerikanya aku&#8221;.<br />
Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.<br />
Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.</p>
<p>Kini datang &#8220;pemimpin&#8221; ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, &#8220;toko emas berjalan&#8221; dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. &#8220;Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku&#8221;<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=21&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/kematian-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisakah kita (Ummat) bersatu ?</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/bisakah-kita-ummat-bersatu/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/bisakah-kita-ummat-bersatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 08:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ummat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Menyambut Tahun Baru 1430 Hijriyah Oleh: TIFATUL SEMBIRING Tahun baru hijriyah diyakini banyak pemikir Islam sebagai tahun kebangkitan Islam, bahkan menjadi titik balik kemenangan perjuangan Rasulullah saw. dan para shahabat. Setiap tahun kita memperingati tahun baru Islam ini, namun sudahkah secara substansial ada pencerahan di tubuh ummat dengan berlalunya tahun baru demi tahun baru? Sudahkah semangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=18&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambut Tahun Baru 1430 Hijriyah<br />
Oleh: TIFATUL SEMBIRING</p>
<p>Tahun baru hijriyah diyakini banyak pemikir Islam sebagai tahun kebangkitan Islam, bahkan menjadi titik balik kemenangan perjuangan Rasulullah saw. dan para shahabat. Setiap tahun kita memperingati tahun baru Islam ini, namun sudahkah secara substansial ada pencerahan di tubuh ummat dengan berlalunya tahun baru demi tahun baru? Sudahkah semangat energizing berhasil kita serap dari momentum yang  menjadi titik balik kemenangan tadi…?. Masih banyak permasalahan ummat yang belum tuntas kita upayakan solusinya, termasuk masalah persatuan ummat dan pemunculan sosok-sosok pemimpin yang berkualitas.</p>
<p>Perpecahan selalu membawa malapetaka dan kerusakan besar <span id="more-18"></span>di tengah-tengah ummat. Kurang percayakah kita? Kurang yakinkah kita setelah demikian banyak bukti sejarah memberi pelajaran? Perpecahan, perselisihan di perang Uhud misalnya, mengakibatkan gagalnya kemenangan yang semula sudah diraih. Rasulullah saw. tembus di pipinya karena dilempari dengan pecahan besi, yang ketika dicabut menyebabkan dua gigi beliau patah. Bahkan ketika para sahabat memapah beliau ke tempat yang lebih tinggi, Rasulullah saw terperosok ke dalam lubang jebakan yang berisi senjata tajam, sehingga paha beliau sobek dan jatuh pingsan karena begitu banyaknya darah yang keluar.</p>
<p>Kurang yakinkah kita akan efek dari perpecahan? Tengoklah perang Shiffin yang disebabkan oleh konflik antara Ali dan Mu’awiyah. Perang yang menelan korban 80.000 muslimin. Sebuah tragedi kelam dalam sejarah Islam. Belum paham jugakah kita bagaimana pedihnya perpecahan? Di Iraq, ratusan orang menjadi korban ketika kaum Syi’ah menyerang kaum Sunniy. Selanjutnya kaum Sunniy menyerang kaum Syi’ah sehingga meninggal pula sejumlah orang, dan seterusnya tak berkesudahan. Padahal sunniy bukanlah musuh syi’ah dan syi’ah bukanlah musuh sunniy? Musuh mereka adalah sang penjajah Amerika.<br />
Belum sadarkah kita tentang apa yang terjadi di Palestina? Ketika Presiden Palestina—Mahmud Abbas—berkunjung ke Indonesia dan mengundang untuk berdiskusi, dengan tegas saya sampaikan kepada beliau, bahwa bangsa Palestina tidak akan meraih kemenangan kecuali mereka bersatu melawan Israel.<br />
Benarlah kata Imam Ali dalam pesannya, “Kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir”.</p>
<p>Sesungguhnya modal kita untuk bersatu sangat sederhana. Ialah ketika kita sepakat untuk mengucapkan “Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadurrasulullah”. Bagi kami, ketika seseorang menyatakan komitmennya untuk taat pada Allah dan Rasul-Nya, cukuplah itu. Soal fiqh, furu’, cabang-cabang, pendapat, mari kita bicarakan, mari kita diskusikan, mari kita perdalam. Wong niatnya sama-sama mau masuk surga kok, kenapa harus cek-cok?<br />
TANTANGAN &amp; VISI KE DEPAN</p>
<p>Sebetulnya apakah persoalan pokok ummat? Agenda mendesak apa yang perlu kita selesaikan bersama? Hal terberat yang sedang dihadapi ummat kini adalah kemiskinan, yang nyaris mendekatkan mereka kepada kekufuran. Ada beberapa contoh kasus, di Bandung misalnya, seorang Ibu(berkerudung pula) sampai hati membunuh anaknya karena khawatir anak-anaknya miskin. Juga di Makassar, seorang Ibu yang sedang hamil meninggal karena kelaparan. Tiga hari dia tidak makan, demikian pula anak-anaknya.<br />
Kelemahan ekonomi ummat adalah penyebabnya. Hingga saat ini kemampuan ummat untuk berekonomi belumlah memadai. Bagai menjadi budak di negeri sendiri. Baik dari sisi akses terhadap sumber daya maupun skill-nya. Ekonomi masih dikuasai oleh sistem, konvensional ribawi. Lalu datanglah krisis ekonomi, masalah semakin berat. Akibatnya langsung dapat dilihat. Untuk menyelamatkan keluarga, para gadis dan ibu-ibu berangkat menjadi TKW diluar negeri. Dimana ‘izzah ummat ?, martabat bangsa.  Begitu kerap kita mendengar kasus-kasus yang menyayat hati: ada yang diperkosa, dihukum mati, ada yang terjun dari tingkat empat lantaran tidak tahan disiksa majikan. Dan kita tidak mampu melindungi mereka.<br />
Masalah moral juga menorehkan catatan menyedihkan. Kita dapati tokoh-tokoh muslim  yang namanya seperti nama Nabi, seperti gelar Nabi, seperti nama orang sholeh namun ditangkap KPK. Mereka menjadi harapan ummat, menyandang nama terpercaya, namun ternyata korupsi. Seberapa kuatkah komitmen moral kita? Moral Islam.</p>
<p>Agenda berikutnya adalah pendidikan. Soal penyiapan SDM unggul, yang dapat diandalkan menjalankan roda pembangunan ummat. Apalagi persiapan kepemimpinan nasional dimasa mendatang. Sekarang saja, bangsa besar ini seperti kebingungan mencari calon pemimpinnya. Kita masih saling bertanya satu sama lain, padahal kita berdoa “waj’alna lil muttaqiina imaman”. Kita mohon pada Allah swt. agar menjadikan anak-anak kita sebagai pemimpin orang-orang bertaqwa.<br />
Memang kita memiliki banyak pesantren. Namun setelah kami riset, pesantren-pesantren tersebut dapat kita bagi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah pesantren yang memiliki metode pengajaran dan kurikulum bagus, namun sarananya amat memprihatinkan. Di sebuah pesantren kami pernah menemukan sebuah ruang 3&#215;4 m2 yang dihuni oleh 30 anak. Sanitasinya tidak terawat, bak penampung air mandi yang tak pernah diganti sehingga menyebabkan penyakit kulit. Bahkan ada sebuah pemeo, tidak sah menjadi santri kalau tidak kudisan.<br />
Kelompok kedua adalah pesantren yang memiliki sarana bagus, namun kurikulumnya tidak memiliki keunggulan. Penyiapan kwalitas SDM ummat ini perlu pembenahan, dengan sinergi dan persatuan dan keuatan bersama tentunya.<br />
SIAPA YANG HARUS BERBUAT?</p>
<p>Dalam konteks ummat Islam Indonesia setiap orang tentu merujuk kepada NU dan Muhammadiyyah dengan segenap elitenya. Pertanyaannya adalah, bisakah kita menurunkan tensi jurang pemisah. Saling adzillatin, menjalin tali asih. Saling merendah dan bukannya saling gengsi. Bisakah kita sesama ummat BERHENTI saling mencurigai(su’uzhan), saling mengintai(wa laa tajassasu), saling membelakangi dan saling menggunjing(ghibah). Kita membutuhkan persatuan dalam kesejukan ikatan kasih sayang persaudaraan. Bila bersatu, maka kita akan kuat dan insya Allah sanggup untuk menghadapi kekuatan kebathilan apapun bentuknya.</p>
<p>Sangat mungkin dan sangat layak ummat ini bersatu. Pak Din, Pak Hasyim dan Pak Hidayat—tokoh-tokoh harapan ummat&#8211;sama-sama alumni Gontor dan sama-sama menduduki posisi strategis. Dengan seringnya tokoh-tokoh yang dicintai ummat ini bersilaturahim, syak wasangka akan terhapus, keakraban akan kian kokoh dan berbagai pemikiran untuk kemajuan ummat dan bangsa akan mengalir deras. Terbayang betapa bahagia dan sejuknya hati ummat menyaksikan para pemimpinnya kokoh bersatu. Sesuatu yang sudah amat kita rindukan.</p>
<p>Tak ada ghill secuilpun dari kami terhadap NU dan Muhammadiyyah. Kami tidak memiliki rencana negatif apapun terhadap saudara-saudara kami NU dan Muhammadiyyah. Kami bergerak di ranah politik, sama dengan saudara-saudara kami parpol Islam lainnya. Membenahi eksekutif dan legislatif, mengadvokasi ummat di ranah pembuatan kebijakan publik. Bila perjuangan di ranah politik ini mendapat dukungan dari saudara-saudara kami yang lain, khususnya ormas-ormas, tentu kita akan memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.<br />
Demikianlah harapan kita, ummat ini menjadi kuat, karena kita saling merunduk, saling merangkul, bagaikan satu tubuh. Sehingga kita (ummat) ini bisa dan harus bersatu untuk maju. Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah !<!--more--><br />
sumber : pk-sejahtera.org</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=18&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/bisakah-kita-ummat-bersatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Piagam Deklarasi</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/piagam-deklarasi/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/piagam-deklarasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 08:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Piagam Deklarasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pksejahterakendal.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[deklarasi<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=11&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismilllahirrahmaanirrahiim</p>
<p>Bangsa Indonesia telah menjalani sebuah sejarah panjang yang sangat menentukan dalam waktu lebih dari lima dekade ini dengan sebuah perjuangan yang berat dan kritis. Setelah lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang selama tiga setengah abad, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.</p>
<p>Kebangkitan ini berjalan hingga tahun 1959 ketika upaya untuk membangun bangsa yang demokratis dan sejahtera mengalami kebuntuan dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang menandai awal diktaktorisme di Indonesia. Orde Baru muncul pada tahun 1966 tetapi ternyata hanya merupakan sebuah perpanjangan tangan kekuasaan militer yang benih-benihnya sudah mulai bersemi pada masa Orde Lama.</p>
<p>Pada tanggal 21 Mei 1998 bangsa Indonesia mengukir kembali harapannya untuk hidup dalam suasana yang mampu memberi harapan ke depan dengan digulirkannya Reformasi Nasional yang didorong oleh perjuangan mahasiswa dan rakyat. Reformasi Nasional pada hakekatnya adalah sebuah kelanjutan dari upaya mencapai kemerdekaan, keadilan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia dari perjuangan panjang yang telah ditempuh selama berabad-abad.</p>
<p>Demokratisasi menjadi tulang punggung perjuangan tersebut yang mewadahi partisipasi masyarakat dalam keseluruhan aspeknya. Bertolak dari kesadaran tersebut, dibentuklah sebuah partai politik yang akan menjadi wahana dakwah untuk mewujudkan cita-cita universal dan menyalurkan aspirasi politik kaum muslimin khususnya beserta seluruh lapisan masyarakat Indonesia umumnya. Partai tersebut bernama Partai Keadilan Sejahtera.</p>
<p>Semoga Allah SWT memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, mengikatkan hati diantara para pengikut agama-Nya dan menolong perjuangan mereka dimana pun mereka berada. Amin.</p>
<p>Jakarta, 20 April 2002</p>
<p>Atas Nama Pendiri Partai Keadilan Sejahtera</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="50%" align="center">(<strong>Drs. Almuzzammil Yusuf</strong>)<br />
Ketua Umum</td>
<td width="50%" align="center">(<strong>Drs. Haryo Setyoko</strong>)<br />
Sekretaris Jenderal</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:center;">DAFTAR NAMA PENDIRI<br />
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA</p>
<div style="text-align:center;">Abdullah<br />
Achyar Eldine, SE<br />
Ahmad Yani, Drs.<br />
Ahmadi Sukarno, Lc., MAg<br />
Ahzami Samiun Jazuli, MA, DR<br />
Ali Akhmadi, MA<br />
Arlin Salim, Ir<br />
Bali Pranowo, Drs<br />
Budi Setiadi, SKH<br />
Bukhori Yusuf , MA<br />
Eddy Zanur, Ir, MSAE<br />
Eman Sukirman, SE<br />
Ferry Noor, SSi<br />
H. Abdul Jabbar Madjid MA<br />
H.M Ridwan<br />
H.M. Nasir Zein, MA<br />
Harjani Hefni, Lc<br />
Haryo Setyoko, Drs<br />
Herawati Noor, Dra<br />
Herlini Amran, MA<br />
Imron Zabidi, Mphil<br />
Kaliman Iman Sasmitha<br />
M. Iskan Qolba Lubis, MA<br />
M. Martri Agoeng<br />
Muttaqin<br />
Mahfudz Abdurrahman<br />
Martarizal, DR<br />
Mohammad Idris Abdus Somad, MA, DR<br />
Muhammad Aniq S, Lc.<br />
Muhammad Budi Setiawan, Drs<br />
Muslim Abdullah, MA<br />
Musoli, MSc, Drs<br />
Musyafa Ahmad Rahim, Lc<br />
Nizamuddin Hasan, Lc<br />
P. Edy Kuncoro, SE. Ak<br />
Ruly Tisnayuliansyah, Ir<br />
Rusdi Muchtar<br />
Sarah Handayani, SKM<br />
Susanti<br />
Suswono, Ir<br />
Syamsu Hilal, Ir<br />
Umar Salim Basalamah, SIP<br />
Usman Effendi, Drs<br />
Wahidah R Bulan, Dra<br />
Wirianingsih, Dra<br />
Yusuf Dardiri, Ir<br />
Zaenal Arifin<br />
Zufar Bawazier, Lc<br />
Zulkieflimansyah, DR.</div>
<div>(sumber : <a href="http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&amp;id=109">pk-sejahtera.org</a>)</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=11&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/piagam-deklarasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/hello-world/</link>
		<comments>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 06:53:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dpdpkskendal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=1&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pksejahterakendal.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pksejahterakendal.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pksejahterakendal.wordpress.com&amp;blog=11894293&amp;post=1&amp;subd=pksejahterakendal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pksejahterakendal.wordpress.com/2010/02/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/133e7379238677b881d17b49fdbb3477?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dpdpkskendal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
